Tampilan terbaik blog ini menggunakan

11 September 2007

Ramadhan Mubarok, kita bertemu lagi insya Alloh


Tidak terasa bulan ramadhan sudah di depan mata. Bagiku ini adalah Ramadhan ke dua yang akan kulalui (insya Alloh) di perantauan.

Jadi inget, Ramadhan tahun kemarin. Waktu itu, aku sedang melakukan perjalanan dinas ke Tobelo. Berangkat dengan menumpang Kapal Lambelu dari Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon menuju Ternate. Itu adalah pertama kalinya aku naik kapal laut. Perjalanan ditempuh selama 2 hari dan 3 malam. Enak juga di kapal, apalagi cuaca laut yang mendukung, orang ambon bilang lautnya berminyak-tidak ada gelombang. Perjalanan yang cukup menyenangkan, kecuali saat sahur terakhir, ketika aku terlambat bangun, sedangkan orang-orang yang sekamar denganku tidak ada yang puasa. Alhamdulillah, masih tersisa sedikit waktu untuk makan fried chicken.

Sampai di ternate sudah menjelang sore, padahal baru setengah perjalanan. Dengan menumpang speed boat (yang baru pertama kali juga aku naiki) akhirnya sampai di Shoufifi, ibukota Maluku Utara (banyak orang salah menyangka bahwa ibukota Maluku Utara adalah Ternate).

Dari Shoufifi sewa kijang sampai di Tobelo kira-kira ba'da isya'. Jalanan sangat mulus seperti di jalan tol, meskipun dibangun sebelum kerusuhan.

Perjalanan dinas ini mengharuskan tim untuk terjun ke lapangan untuk cek fisik. Tim harus melakukan perjalanan ke hutan belantara di sana. Hutannya pun tidak seperti perkiraan sebelumnya, hijau rindang dan datar. Yang ada adalah lahan bertebing-tebing yang sangat panas karena adanya penggundulan hutan. Untung aku tidak sampai batal shaumnya.

Nah, Ramadhan kali ini, aku lalui di Bula di sebuah ruangan di Kantor Bupati mengerjakan tugas yang serasa tidak selesai-selesai. Tapi alhamdulillah disini sudah ada AC, dan insya Allloh mulai Ramadhan listrik bisa menyala siang dan malam.

Jadi pengen tahu, kira-kira kalau masih diberi kesempatan umur yang panjang tahun depan aku melewati Ramadhan dimana lagi ya?

Buat temen-temen muslim selamat menunaikan ibadah shaum. Ayo kita tingkatkan ibadah kita, mumpung Setan lagi "dipenjara".

5 Komentar:

hamida said...

Mohon dimaafkan segala kesalahan.
Selamat ber-Ramadhan.
Moga Allah makin sayang

acwin said...

Dis Ku udah menjelajah nusantara sedang aku ini msh aja berkutat di Jakarta,he2...

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Tetep Semangat yach!

Adis™ said...

@ Hamida: Selamat Ramadhan juga, semoga kita bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
@ Acwin: Yang di Jakarta, pengin menjelajah ke Nusantara, sementara yang di pelosok selalu rebutan kalo ada SPPD ke Jakarta. Hehehe...

auliahazza said...

Gambar setannya memang dikuwel-kuwel sama spidol ?

Adis™ said...

iya mbak...saya masih awam dalam masalah agama tapi kalau ndak salah ada hukumnya itu...CMIIW